Kenali Gejala-gejala Kanker Nasofaring yang Diderita Ustad Arifin Ilham

Gangguan Psikologi Anti Sosial || Penyebab dan Ciri-cirinya



Kebanyakan Orang awam mendefinisikan Anti Sosial adalah orang yang pendiam dan tidak suka bergaul, bahkan beberapa orang mengidentifikasikan diri mereka berkepribadian anti sosial ketika mereka merasa sesulitan untuk membangun sebuah hubungan pertemanan atau setidaknya mulai berinteraksi dengan orang lain. 


Kenapa seseorang bisa bersikap anti sosial ?

Anti sosial menurut ilmu psikologi adalah suatu jenis gangguan kepribadian yang menggambarkan bagaimana seorang individu merasa tidak diterima di sekelilingnya sehingga mengucilkan diri sendiri




Penyebab Kepribadian Anti Sosial
 

Kepribadian seseorang pastilah terbentuk dari kombinasi dari emosi, pikiran, dan perilaku pada masa lalu. Itulah mengapa kepribadian setiap orang selalu berbeda, karena tidak mungkin suatu pikiran dan pengalaman setiap orang sama. Hal ini juga berlaku pada kepribadian anti sosial, berikut ini adalah beberapa penyebab yang membentuk sikap anti sosial pada seseorang.

  • Kegagalan Keluarga dalam Pendidikan Informal

Penyebab utama sikap kepribadian anti sosial pada seseorang adalah karena gagalnya peran keluarga pada pendidikan informal. Masa anak-anak adalah masa yang paling penting dalam pertumbuhan manusia, itulah mengapa pada masa kecil kita terbiasa untuk di didik mengenai sikap dan perilaku yang baik oleh orang tua.

  • Kegagalan dalam Menyesuaikan Diri dengan Lingkungan Sekitar

Kehidupan sosial bermasyarakat selalu berkembang dengan zaman, biasanya orang yang tak bisa menyesuaikan dirinya dengan perkembangan sosial masayarakat tersebut akan cenderung memiliki sikap anti sosial.

  • Pelampiasan Akibat Kenyataan yang tak Sesuai dengan Harapan

Kehidupan seperti roda yang terus berputar, kadang ada diatas, kadang juga ada dibawah. Tidak selamanya kenyataan akan sesuai dengan harapan kita, ada kalanya akan menyimpang. Bagi orang yang bermental lemah biasanya akan melapiaskannya dengan sikap anti sosial. baca juga : Jangan abaikan psikologi kesehatan


Ciri-ciri orang Anti Sosial

Gangguan kepribadian antisosial memang mengkhawatirkan jika tidak segera ditangani dengan terapi psikologis. Hal ini bisa berpengaruh pada difungsi pemikiran seseorang yang tidak lagi menghargai orang lain serta kemungkinan besar akan dikucilkan. Berikut ini adalah ciri umum yang bisa diamati jika seseorang menderita antisosial.
  • Egois
Kecenderungan mereka yang memiliki kepribadian antisosial akan menjadi egosi. Sikap egoisnya akan semakin tinggi apabila berhadapan dengan lawan jenis. Ego yang tinggi tersebut justru akan membuat orang lain agar mengerti dirinya sementara sebaliknya dia lakukan pada lawan bicaranya tersebut.
  • Enggan Berbicara
Sulit untuk memulai pembicaraan bahkan hanya sekadar menyapa seseorang. Justru pada kondisi ini mereka yang antisosial akan lebih memilih jalur yang lebih lama saat berjalan guna menghindari sapaan atau teguran dan obrolan dari kawan-kawannya.
  • Anti Terhadap Bantuan
Selalu merasa bisa sendiri adalah ciri yang paling tampak dialami oleh mereka yang antisosial. Kecenderungan diri untuk menyelesaikan persoalan yang tengah dihadapi lebih menjadi pilihan mereka. Selebihnya, seorang antisosial juga akan berpikir pro dan kontra akan segala permasalahannya. Dia akan enggan mengeluh atau meminta saran yang dianggapnya hanya membuang waktu untuk menyelesaikan masalah.
  • Tidak Punya Pengaruh
Biasanya seseorang yang mengalami antisosial akan lebih minder atau tidak dikenal dalam lingkungannya. Menjadi dominan tidaklah penting bagi dirinya, karena dirinya lebih bangga dengan kesendirian dan menganggap suatu keramaian atau bentuk sosialisasi lainnya hanyalah kebiasaan yang tidak menghasilkan apapun.
  • Menyendiri
Selain playstation, gadget, komputer dan internet yang ada di dalam kamar, biasanya mereka akan memilih boneka atau hewan peliharaan untuk menemani kesendirian mereka. Ini merupakan pilihan karena memang di kamar atau di dalam rumah saja sudah sangat menyenangkan bagi mereka.
  • Tidak Menatap Mata
Malu, dan berbagai penyebab lain yang telah disebutkan pada subbab sebelumnya merupakan bagian dari ciri umum yang bisa diamati bagi pemilik gangguan kepribadian antisosial. Dengan kecenderungan tersebut sudah bisa dipastikan seseorang akan enggan menatap mata lawan bicaranya saat mengobrol. Selain itu, obrolan yang dilakukan hanya terbatas pada ala kadarnya saja. Menyikapi hal ini tentunya bisa menjadi masalah bagi kedekatan dengan lawan jenis yang memungkinkan mereka pemilik antisosial untuk enggan mengikatkan diri dalam pernikahan dalam waktu cepat.
  • Komunitas Sejenis
Biasanya mereka yang mengalami antisosial akan cenderung memilih untuk sendiri. Kondisi ini akan membuatnya mencari teman yang juga memiliki gangguan yang sama dengan membentuk suatu komunitas antisosial. Jika dibiarkan tentunya bisa mengancam keseimbangan social di lingkungan mereka tersebut.
  • Tidak Peduli Orang Lain
Mereka yang memiliki gangguan kepribadian semacam antisosial selalu saja tidak pernah menyempatkan diri bergaul dengan orang lain. Bahkan saat dirinya diklaim sebagai orang yang sombong, pernyataan tersebut tidak dianggap sebagai suatu saran atau kritikan. Dengan begitu, seseorang dengan antisosialnya juga tidak akan peduli dengan siapapun yang tengah unjuk kebolehan, atau tidak pernah merasa tersaingi.

Komentar