Inilah Gejala Kanker Otak yang Diderita Agung Hercules

Cara Mencegah dan Mengobati virus HIV/AIDS | Aladinsehat.com


HIV (Human Immunodeficiency Virus) adalah penyakit yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan melemahkan kemampuan tubuh untuk melawan infeksi dan penyakit. Dengan pemeriksaan virus HIV lebih awal maka kita akan terhindar jadi penyakit AIDS (Acquired Immuno Deficiency Syndrom) dimana penyakit ini merupakan stadium akhir dari infeksi virus HIV dan pada tahap ini tubuh tidak akan bisa untuk melawan virus AIDS. HIV adalah jenis virus yang tergolong rapuh namun sangat berbahaya.

Bagaimana penyebaran virus HIV ?

HIV tidak menyebar melalui udara dan tidak menyebar melalui air liur, bersin, handuk/peralatan mandi, peralatan makanan dan kolam renang. Virus HIV bisa ditemukan didalam cairan tubuh, seperti : darah, dinding anus, ASI, sperma, cairan vagina dan darah pada saat menstruasi.
HIV bisa menular akibat virus HIV muncul kemudian sekumpulan gejala serta infeksi maupun sindrom disebabkan kerusakan sistem imunitas tubuh, itulah mengapa seseorang yang terkena infeksi virus akan lebih rentan terhadap infeksi oportunistik atau lebih mudah terserang tumor.
         Penyebaran Virus HIV dapat menyebar melalui beberapa hal berikut :
         1. Melakukan seks bebas
Orang yang melakukan seks bebas sudah pasti akan mudah terjangkit virus HIV sekitar 90 %, hal ini dikarenakan orang yang melakukan seks bebas akan terkena cairan dari pasangan yang telah mengidap virus HIV tanpa mereka sadari.
         2. Sering berganti-ganti pasangan
Sering berganti-ganti pasangan disini maksudnya mereka yang sering melakukan hubungan seks namun selalu berganti-ganti pasangan dan tanpa mereka secara tidak sadar akan tertular virus HIV.
        3. Jarum suntik bekas
Jarum suntik bekas juga bisa menjadi salah satu faktor yang bisa menyebabkan terjangkitnya virus HIV, jarum bekas suntik bisa saja telah terinfeksi dari orang yang sebelumnya melakukan suntik dengan jarum suntik yang sama, biasanya orang yang menggunakan jarum suntik bekas adalah mereka orang yang menggunakan narkotika.
        4. ASI (Air Susu Ibu)
ASI (Air Susu Ibu) memang sangat diperlukan bagi anak terlebih bagi anak yang berusia dibawah 2 tahun, namun bagaimana jika siibu terjangkit penyakit HIV/AIDS ??? Tentu akan sangat berbahaya, karena yang namanya penyakit pasti akan menimbulkan dampaknya, baik itu bagi sipenderita itu sendiri ataupun bagi orang sekitarnya.
        5. Transfusi darah
Transfusi darah atau donor darah memang sangat dibutuhkan dan diperlukan, khususnya bagi orang yang mengalami kecelakaan cukup parah ataupun bagi mereka yang mengidap suatu penyakit tertentu dan harus melakukan transfusi darah. Namun tidak semua darah boleh ditransfusikan, karena jika sipendonor itu memiliki penyakit seperti HIV tentu saja itu akan menimbulkan penyakit baru lagi bahkan lebih parah.
        6. Alat tato/tindik
Sekarang-sekarang ini memang banyak orang yang melakukan aksi-aksi ekstrim, salah satunya mentato/mentindik bagian tubuh.Tapi apakah kalian tahu jika mentato/mentindik dapat menenularkan penyakit HIV ?? Ya,,, hal ini karena kebanyakan orang yang membuka jasa mentato/mentindik tidak begitu memperhatikan kebersihan dan kesehatan konsumennya. Coba bayangkan jika kita membuat tato/tindik dengan peralatan bekas pakai orang, terlebih bekas sipenderita HIV tentu akan sangat berbahaya dan bisa-bisa tubuh akan tertular penyakit yang sama. Seperti yang ketahui bahwa salah satu penyebab tertularnya virus HIV adalah dengan cairan berupa darah.
7. Tansplatasi organ tubuh
Transplatasi organ tubuh sama halnya seperti kita melakukan transfusi darah, selain melakukan pemeriksaan medis yang akurat kita juga harus memperhatikan dampak apa yang akan ditimbulkan dikemudian hari baik positif ataupun negatif. Transplatasi organ tubuh bisa menularkan virus HIV jika sipendonor memiliki virus tersebut, maka perlu pemeriksaan yang lebih detail dan akurat lagi jika ingin melakukan tranplatasi organ tubuh.

Bagaimana cara mencegah dan mengobati virus HIV/AIDS ?

Selain menghindari beberapa hal diatas, kita juga harus mengetahui bahwa sampai saat ini  para peneliti masih mengembangkan obat-obat kimia bagi penderita virus HIV/AIDS, namun ada beberapa cara agar virus tidak mudah berkembang :
1. Konsumsi obat ART (Anti Retroviral Therapy)
Obat ini memang belum terbukti dapat menghilangkan virus HIV/AIDS secara menyeluruh, namun ART dapat memperlambat virus HIV/AIDS yang ada pada tubuh sehingga memberi harapan hidup yang lebih panjang bagi sipenderita.
2. Konsumsi obat ARV ( Antiretroviral )
ARV adalah salah satu jenis yang dikembangkan untuk menghentikan kerusakan sel dalam tubuh akibat dari infeksi HIV.namun jika sudah mengkonsumsi obat ini,sipenderita harus terus meminumnya seumur hidup mereka. Jika tidak maka akan menyebabkan sipenderita lebih parah lagi.
3. Konsumsi obat ART untuk ibu hamil
Seperti yang kita tahu bahwa ibu hamil tidak dianjurkan untuk terlalu banyak mengkonsumsi obat-obatan tertentu, namun bagi ibu hamil yang terjangkit virus HIV/AIDS sangat dianjukan untuk mengkonsumsi obat ini,karena ART karena dapat melindungi dan mencegah sang anak dalam kandungan dari virus yang ada dalam tubuh siibu, namun tetap dalam pengawasan dokter.

Selain dengan cara medis,penyebaran virus ini juga dapat dilakukan dengan cara-cara rumahan seperti :
1. Yoga
Yoga memang menjadi salah satu olahraga yang saat ini digemari oleh oleh semua kalangan. Tapi tahukan anda jika yoga dapat mencegah penyebaran virus HIV ? Ya,,, yoga dapat mencegah penyebaran virus HIV karena yoga dapat menenangkan pikiran juga membuat tubuh menjadi rileks. Dimana hal ini sangat dibutuhkan dan bermanfaat bagi mereka yang memiliki penyakit serius, salah satunya bagi mereka yang terjangkit virus HIV, mereka akan terhindar dari stress atau pun depresi akibat penyakit yang mereka derita. Namun yoga harus dilakukan dari tahap awal, agar kita dapat  menemukan gerakan mana yang menberi pengaruh pada sipenderita.
2. Meditasi 
Meditasi sama halnya dengan yoga,selain kekebalan tubuh meningkat, pikiran dan jiwa pun akan menjadi tenang.meditasi bisa dilakukan dengan diiringi musik atau instruktur yang santai.
3. Akupuntur
Akupuntur adalah salah satu jenis pengobatan yang saat ini sudah mulai jarang ditemukan, pengobatan ini bekerja dengan cara menusukkan jarum khusus pada bagian tertentu dengan tujuan membantu peredaran darag pada tubuh menjadi lebih baik dan mengurangi rasa sakit akibat virus HIV yang ada pada tubuh.
4. Perawatan herbal
Perawatan herbal memang sangat diperlukan bagi penderita virus HIV yang takut akan efek samping ataupun dampak yang akan ditimbulkan akibat mengkonsumsi obat-obat kimia tertentu dan khusunya bagi mereka yang kurang dalam hal ekonomi.



Telah hadir WALATRA SARANG SEMUT produk herbal terbaru yang mengandung 100% Ekstrak sarang semut dan diproses melalui Teknologi nano.
Dimana Teknologi nano membuat bahan  menjadi ukuran yang sangat kecil. Hal tersebut sangat baik karena mampu mengoptimalkan peranan bahan yang akan dijadikan produk herbal.
Walaupun masih baru namun produk herbal ini telah memiliki legalitas dari BPOM RI dengan No POM TR 153383991 dan tentunya memiliki sertifikat HALAL dari MUI.

Kandungan Walatra Sarang Semut 
     Senyawa Flavonoid
     Senyawa Tanin
     Magnesium
     Tokoferol
     Polifenol





Untuk pemesanan walatra sarang semut
Cara pemesanan walatra sarang semut ini sangatlah mudah, kalian hanya perlu mengirimkan pesan via Whatsapp ataupun SMS dengan format dibawah ini :

Sarang Semut #Jumlah Pesanan #Nama #Alamat Lengkap #No.Telp/Hp
kirim ke 081222784949

Setelah itu kami akan membalas pesan anda, berupa total biaya yang harus anda transfer dan rekening tujuan transfer

Maks 1x24 jam setelah konfirmasi pembayaran kami akan informasikan No.resi pengiriman ke Nomor Hp kalian




   INGAT !!!

HASIL TIDAK AKAN MENGKHIANATI PROSES 
& PROSES TIDAK AKAN MEMBOHONGI HASIL
Life Is A Test


Komentar