Waspada Penularan Virus Cacar Monyet, Kenali Gejala dan Pencegahannya Agar Tidak Tertular

Tips Sehat dengan Makanan Pedas

  

  Masakan Indonesia adalah masakan yang paling kaya di dunia, ciri khasnya adalah kaya akan rempah-rempah yang memiliki cita rasa yang kuat. Salah satu makanan yang paling digemari oleh masyarakat adalah masakan yang bernuansa pedas dan panas, sensasi makan dengan muka memerah dan keringat yang bercucuran menjadi penambah kenikmatan tersendiri. Namun tahu kah Anda bahwa makanan yang pedas itu sehat atau tidak untuk kesehatan?

    Ya makanan pedas memang banyak manfaatnya untuk kesehatan tubuh, namun apabila dikonsumsi secara berlebihan tentunya juga akan menimbulkan dampak yang tidak baik bagi kesehatan tubuh. Adapun manfaat makanan pedas bagi kesehatan tubuh diantaranya :

1. Mencegah penyakit jantung

    Penelitian mengungkapkan bahwa orang yang rajin makan makanan pedas memiliki resiko terkena penyakit serangan jantung dan stroke yang lebih kecil. Mengapa demikian? karena kandungan di dalam cabai mampu mengurangi efek merusak dari kolesterol jahat (LDL). Kandungan capsaicin di dalam cabai memiliki efek anti-inflamasi. Dimana inflamasi adalah penyebab meningkatnya risiko penyakit jantung.

2. Melancarkan Pernapasan

    Makanan pedas memiliki sifat espektoran dan membantu penderita asma, bronkitis kronik, sinusitis, dan penyakit pernapasan lainnya agar dapat bernapas dengan lebih baik dan lancar.

3. Memperbaiki fungsi pencernaan

    Kandungan di dalam cabai bermanfaat untuk pencernaan, yaitu meningkatkan sirkulasi darah di perut, meningkatkan lapisan mukus dan membantu membunuh bakteri H.pylori penyebab sakit maag.
    Menurut beberapa sumber kesehatan menyebutkan bahwa rempah-rempah memiliki banyak manfaat kesehatan. Berdasarkan penelitian, cabai, jahe, dan rempah-rempah lainnya berkhasiat untuk mengurangi peradangan dan mengobati infeksi lambung.

4. Pereda demam

    Daun pohon cabe digunakan masyarakat di pedasaan untuk menurunkan demam. Caranya, siapkan segenggam daun cabai rawit, kemudian ditumbuk hingga bentuknya halus. Lalu tambahkan 1 sendok minyak selada, lalu campurkan bahan-bahan tersebut.
    Terakhir tempelkan ramuan pada ubun-ubun (bisa juga dibalurkan pada seluruh tubuh). Disarankan untuk memberikan selimut yang tebal, agar badan mengeluarkan keringat, yang membuat panas badan menurun dengan cepat.

Dampak Buruk Makanan Pedas


    Tetapi, selain beberapa manfaat di atas perlu juga diingat dampak negatif yang ditimbulkan apabila terlalu sering atau terlalu banyak mengkonsumsi makanan pedas, diantaranya dapat menimbulkan :

1. Membuat badan kurus

    Pada sebuah penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Purdue University, bahwa para sukarelawan yang diteliti, diberi konsumsi cabai selama enam minggu. Mengonsumsi cabai merah akan meningkatkan suhu tubuh, dan membakar kalori. Sehingga konsumsi cabai berlebihan akan membuat tubuh menjadi kurus.

2. Gangguan insomnia

    Disaat orang makan makanan yang pedas di waktu malam sebelum tidur maka suhu tubuh akan naik yang menyebabkan lebih sulit memulai tidur karena suhu tubuh perlu diturunkan sebelum tidur.

3. Menimbulkan penyakit lambung

    Makanan pedas adalah makanan yang bisa menyebabkan asam lambung Anda meningkat, sehingga dapat mengakibatkan sakit maag. Terutama bila Anda berbaring, masalah akan diperburuk karena hal tersebut akan membuat Anda tetap terjaga di malam hari. Ini adalah fakta bahwa sistem pencernaan biasanya melambat pada malam hari, sehingga perut tidak akan memiliki energi untuk mencerna semua makanan pedas begitu cepat.

Hal Yang Harus di Perhatikan Ketika Makan Makan Pedas


    Lalu bagaimana caranya agar ketika makan makanan pedas tetapi tetap menyehatkan? mari kita simak tips untuk memperkecil dampak negatif tersebut :

1. Jangan kosongkan perut ketika makan makanan pedas

    Perut yang kosong akan kaget jika tiba-tiba diisi dengan makanan pedas. Akibatnya, ini akan menyebabkan asam lambung naik dan membuat Anda sakit perut. Terutama apabila Anda memiliki ulkus lambung, sindrom iritasi usus (IBS), atau gangguan pencernaan lainnya.
    Dalam beberapa kasus, mengonsumsi makanan pedas saat perut kosong dapat mempengaruhi atau memperburuk kondisi medis tersebut, dan akan meningkatkan intensitas gejala.

2. Hindari makan makanan pedas sebelum tidur

    Seperti yang sudah dijelaskan di atas bahwa memakan makanan pedas sebelum tidur dapat menimbulkan insomnia karena perubahan suhu tubuh yang tidak stabil ketika akan tidur.
    Tidak hanya itu, makan pedas sebelum tidur juga akan meningkatkan risiko refluks asam lambung di malam hari, karena isi perut akan lebih banyak mengalir ke kerongkongan saat Anda berbaring. Hal tersebutlah yang bisa mengganggu tidur Anda. Jika Anda ingin mengonsumsi makanan pedas di malam hari, makanlah minimal tiga jam sebelum tidur.

3. Menggosok gigi setelah makan makanan pedas

    Gosok gigi setelah mengonsumsi makanan pedas bukan hanya ampuh untuk meringankan sensasi kepedasan, tapi juga bisa membantu menjaga kesehatan gigi dan mulut. Makanan pedas membuat mulut Anda panas dan napas jadi tak segar. Oleh karena itu, jangan biarkan sensasi tersebut mengganggu aktivitas Anda.

4. Minum susu

    Senyawa capsaicin dalam cabai mengaktifkan pelepasan zat P, yaitu senyawa yang memicu rasa nyeri dan sensasi terbakar di mulut juga pencernaan Anda. Itulah sebabnya ketika Anda mengkonsumsi makanan pedas mulut akan terasa panas dan terbakar. Sayangnya, air saja tidak bisa mengurangi sensasi kepedasan tersebut dengan baik. Pasalnya senyawa capsaicin berbahan dasar minyak dan tidak akan bisa dihilangkan hanya dengan air. Sebagai gantinya, cobalah minum susu.
    Menurut American Chemical Society protein kasein yang terkandung dalam susu mampu mengikat capsaicin dan mengeluarkan senyawa penghasil panas dari mulut, membolak-baliknya melalui sistem pencernaan Anda sehingga membantu mulut Anda jadi lebih dingin. Itu sebabnya, minum susu merupakan cara tercepat untuk meredakan kepedasan dan sensasi terbakar yang muncul di dalam mulut.

5. Perhatikan porsi makan

    Ketika Anda mengkonsumsi makanan pedas memang akan meningkatkan nafsu makan, sehingga terkadang orang akan kalap dan tidak sadar makan dengan porsi yang sangat banyak. Padahal bagi orang yang memiliki gangguan pencernaan hal ini sangat perlu diperhatikan. Pasalnya, segala hal yang berlebihan tidak pernah baik dan justru akan merusak. jadi bagi Anda yang sehat atau yang memiliki gangguan pencernaan, tetaplah makan dengan porsinya yang baik, tidak berlebihan dan juga tidak kekurangan.

Komentar