Waspada Penularan Virus Cacar Monyet, Kenali Gejala dan Pencegahannya Agar Tidak Tertular

6 Penyebab Nyeri Ulu Hati yang Sering Terjadi

Penyebab Nyeri Ulu Hati - Pernahkah anda merasa sakit di bagian tengah atas perut ? Atas mungkin saat ini anda sedang mengalaminya ? Jika iya, bisa jadi anda mengalami sakit ulu hati. Lantas apa saja penyebab rasa sakit atau nyeri di ulu hati. Simak ulasannya berikut ini.


Nyeri ulu hati atau epigastrium adalah rasa nyeri pada bagian bawah tulang dada dan di atas pusar, atau perut bagian atas. Rasa nyeri tersebut dapat menyebar dari satu bagian ke bagian tubuh lainnya. Rasa nyeri pun bisa berragam, mulai dari ringan hingga rasa nyeri yang tak tertahankan.

Penyebab Nyeri Ulu Hati dan Cara Mengatasinya

Ada beberapa faktor yang bisa menjadi penyebab nyeri ulu hati. Berikut diantaranya :

1. Tukak lambung

Tukak lambung adalah luka terbuka pada lapisan dinding lambung atau sebagian usus kecil. Hal ini terjadi ketika zat asam dalam saluran pencernaan merusak permukaan lambung atau usus kecil. Kondisi ini dapat disebabkan oleh infeksi bakteri dari penggunaan obat-obatan farmasi (kimia) seperti aspirin, ibuprofen, naproxen, ketoprofen, bisphosphonates dan suplemen kalium.

Meski jarang terjadi, tukak lambung juga bisa ditandai dengan muntah darah, adanya darah pada fases, mual, hilangnya nafsu makan serta penurunan berat badan. 

2. Sindrom iritasi usus

Selain rasa nyeri di ulu hati, kondisi ini juga menyerang usus besar. Sehingga menyebabkan kram, perut kembung, buang gas dan perubahan frekuensi buang air besar. 

Penyebab pasti kondisi ini belum bisa dipastikan, namun beberapa hal berikut diduga bisa memicu sindrom iritasi usus. Mereka yang berisiko tinggi terkena sindrom ini diantaranya adalah wanita, berusia dibawah 45 tahun, adanya keluarga dengan riwayat sindrom iritasi usus dan gangguan kesehatan seperti depresi atau gangguan kecemasan.

3. Penyakit kantong empedu

Kantong empedu adalah kantong kecil yang berada di bawah hati. Knatong ini menyimpan cairan yang membantu tubuh mencerna lemak atau disebut dengan cairan empedu. Jika kantong empedu mengalami masalah, maka anda akan merasakan nyeri perut yang luar biasa dengan disertai demam, mual, muntah, tubuh gemetar, warna fases berubah dan nyeri dada. 

Beberapa penyakit emepdu yang perlu diwaspadai yaitu, radang dan infeksi empedu, batu empedu serta kanker empedu.

4. Pankreatitis 

Pankreatitis terjadi ketika pankreas mengalami peradangan. pankreas ialah organ yang menghasilkan enzim yang membantu proses pencernaan dan hormon dalam mengatur upaya tubuh dalam memproses gula. 

Bahkan jika pankreatitis telah parah (kronis), bisa menyebabkan penurunan berat badan dan fases berbau yang tidak biasa serta berminyak. 

5. Preeklamsia

Preeklamsia adalah sebuah kompilkasi pada kehamilan yang ditandai dengan tekanan darah tinggi dan tanda-tanda kerusakan organ. Msalnya kerusakan ginjal yang ditunjukan oleh tingginya kadar protein pada urine (proteinuria). Akibatnya, nyeri di ulu hati pun akan terasa sangat signifikan terutama jika kondisinya telah parah.

6. Kanker lambung

Penyakit ini terjadi ketika sel kanker ganas terbentuk di lambung. Beberapa orang yang memiliki risiko besar terkait dengan kanker lambung diantaranya adalah pria, perokok, berusia diatas 55 tahun ke atas, adanya riwayat penyakit infeksi bakteri H. pylori di lambung, sering mengkonsumsi makanan yang mengandung garam tinggi dan adanya riwayat keluarga dengan penyakit tersebut.

Cara Mengatasi Nyeri Ulu Hati

Ada beberapa cara yang bisa anda lakukan rasa rasa nyeri menyerang ulu hati. Diantanya :
  • Makan-makanan ringan dan sehat. Seperti buah-buahan dan sayuran
  • Hindari mengkonsumsi minuman beralkohol dan berkafein
  • Hindari mengkonsumsi obat-obatan seperti aspirin atau obat antiinflamasi nonsteroid (OAINS) sebelum berkonsultasi dengan dokter
  • Jaga pola makan agar lebih teratur
Itulah informasi mengenai penyebab nyeri ulu hati dan cara mengatasinya. semoga informasi diatas bermanfaat bagi anda.


Komentar